Konservasi Lontar Warisan Leluhur

I Komang Sudi Kariana 02 Juli 2019 12:20:05 WITA

Berdasarkan penyampaian dari Jero Mangku Wayan Sriana kepada Penyuluh Bahasa Bali Desa Pacung I Wayan Mertayasa, bahwa beliau memiliki Lontar yang sudah berumur cukup tua serta keadaan lontar tersebut banyak yang rusak maka Pak Wayan Mertayasa mengajak rekan-rekannya sebanyak 15 untuk melakukan Konservasi Lontar di rumah Jero Mangku Wayan Sriana yang Berlokasi di Banjar Dinas Alassari, Desa pacung, (02/07). Kegiatan tersebut merupakan Program dari Bhaga Konservasi Lontar Penyuluh Bahasa Bali Kab. Buleleng, di mana semua pelaksana yang hadir pada kegiatan tersebut merupakan Penyuluh Bahasa Bali yang bertugas di wilayah Kabupaten Buleleng.

Di konfirmasi langsung oleh Penyuluh Bahasa Bali Desa pacung yang menyatakan bahwa tujuan dari terlaksananya kegiatan ini adalah Menjaga dan Melestarikan Keberadaan lontar saat ini khususnya di Desa Pacung. “ saat ini banyak sekali keberadaan lontar yang kurang mendapat perhatian dari pemiliknya, kemungkinan dikarenakan tidak minatnya si pemilik ataupun pewaris dari lontar tersebut untuk membaca sehingga secara otomatis lontar yang ada akan tidak diperhatikan dan di jaga dengan baik yang akan berdampak buruk bagi kondisi lontar itu sendiri. Oleh karena itu perlu rasanya kami dari Penyuluh Bahasa Bali untuk melaksanakan Konservasi Lontar sepeti Sekarang ini” ucap penyuluh muda Desa Pacung.

Adapun langkah – langkah dalam konservasi Lontar tersebut adalah :

  • Pembersihan debu ataupun bekas abu dupa dengan kuas
  • Penggosokan lontar dengan tisu basah agar tulisannya kembali terang
  • Di identifikasi dan di kumpulkan sesuai jenis atau judul dari lontar tersebut
  • Terakhir pengolesan minyak khusus yang telah di ramu ke lontar agar tampilan lontar menjadi lebih baru serta menjaga lontar dari rayap agar kondisinya tetap bagus.

 

Bhaga Konservasi Lontar Penyuluh Bahasa Bali yang di ketuai oleh Ida Bagus Ari Wijaya menerangkan bahwa kegiatan konservasi ini dilakukan secara random (acak) sesuai dengan penyampaian masyarakat mengenai keberadaan lontar yang perlu tindakan konservasi. Sehingga beliau juga menghimbau seluruh masyarakat, untuk jangan ragu menyampaikan kepemilikan lontar yang membutuhkan tindakan konservasi karena ini merupakan program gratis dari Penyuluh bahasa Bali Kabupaten Buleleng. Dengan adanya program seperti ini diharapkan keberadaan Lontar umumnya Di Bali tetap lestari serta dapat di wariskan oleh pemiliknya secara turun-temurun sehingga Taksu Bali tetap mengalir di era Globalisasi seperti sekarang ini.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Pacung

tampilkan dalam peta lebih besar